Minggu, 20 Februari 2022

BERUAP


    Begitu teriknya matahari Bangka pada hari ini. Sehingga membuatku mengeluh sembari berkata "panas ge dunia ne, heh beruaaaap" dengan nada kesal. Kucari minuman di sepanjang jalan menuju rumah dengan maksud untuk melepas dahaga dan membasahi kerongkonganku yang kering sampai membuatku sakit ketika menelan air liur. Lima menit mencari akhirnya kulihat di pinggir jalan jejeran minuman yang seakan memangilku "ayo sini kamu haus!" hahaha. Betapa nafsunya diriku melihat berbagai macam minuman yang ada disana, membuatku kalap ingin membeli se gerobak-gerobak nya. Omong-omong, tadi saat di perjalanan aku melihat air yang menggenang di jalan yang bolong saja aku langsung membayangkan itu es teler, es doger, es oyen hahahah.

    Apapun minumannya, tetap yang menjadi pemenangnya adalah air putih atau air mineral. Akhirnya kuminum sebotol mineral langsung di samping gerobak itu juga saking hausnya diriku. Masalah bayar itu belakangan, yang terpenting adalah menghidrasi tubuhku dahulu hahahah. Setelah minum, kuberikan uang lima ribu rupiah ke penjual. Lalu kulanjutkan perjalanan karena kesayanganku sudah menunggu dirumah. 

    Kejadian hari ini menjadi peringatan untukku untuk hati-hati dan berjaga-jaga karena cuaca sulit ditebak. Kita tidak tahu kapan matahari akan terik, terik sekali, atau terik buanget. Kita juga tidak tahu kapan akan turun hujan, hujan beserta petir, gledek, halilintar, atau angin ribut hahaha.
Maka dari itu sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan, terpenting adalah minum air putih yang banyak agar tubuh kita terhidrasi dan fokus menjalankan aktifitas sekalipun cuaca sedang tidak baik-baik saja.

stay safe, stay healthy, stay hidrate!

Minggu, 13 Februari 2022

SURGA DUNIA BELITONG! ADA BATU BERBENTUK BURUNG?!


Siapa yang tidak kenal Belitung? Pulau cantik nan indah ini terletak di lepas pantai timur Sumatera. Belitung yang disebut juga Belitong masuk ke dalam 10 destinasi wisata prioritas pada tahun 2016. Bangka Belitung memiliki 470 pulau lho! banyak sekali bukan?!

Nah destinasi wisata apa saja sih yang ada di Pulau Belitung? Berikut beberapa destinasi wisata yang ada di Belitong!

1. PULAU BURUNG

Pulau burung berlokasi di pantai utara Belitung. Pulau burung terbentuk dari batu granit yang menyerupai burung yang sedang mengerami telur. Bebatuan granit tersebut mirip sekali dengan kepala burung, itulah sebabnya kenapa pulau ini disebut dengan Pulau Burung.

2. PULAU LENGKUAS

Pulau Lengkuas terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Pulau ini terdapat Mercusuar peninggalan Belanda. Mercusuar tersebut dibangun pada 1883 dan memiliki tinggi 57 meter. Pada zaman belanda Mercusuar ini dikenal dengan nama Lighthouse. Namun, masyarakat Belitung sulit menyebutkan Lighthouse sehingga diplesetkan menjadi Lengkuas.

3. SEKOLAH LASKAR PELANGI


SD yang menjadi latar belakang tempat syuting Laskar Pelangi merupakan sebuah replika tempat ikal bersekolah. Lokasinya ada di Kawasan Gantong, Belitung Timur. Ketika masuk kesini akan ada kelas yang menjadi tempat belajar anak anak. Jumlahnya hanya ada 2 kelas. Lantainya dari tanah dengan dinding papan kusam.










Sabtu, 29 Januari 2022

SISI LAIN LAWANG SEWU SEMARANG, ADA PENJARA BAWAH TANAH!

 ꦭꦮꦁ​ꦱꦺꦮꦸ

LAWANG SEWU


Orang-orang mungkin mengenal gedung ini dengan nama Lawang Sewu, tapi tahukah kamu jika itu bukanlah nama asli dari Lawang Sewu. Di awal pembangunannya, bangunan ini bernama Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij. Sedangkan dalam bahasa Jawa, Lawang Sewu artinya seribu pintu.

Namun hanya karena namanya "Lawang Sewu", tidak berarti gedung ini benar-benar punya seribu pintu. Faktanya, Lawang Sewu hanya memiliki 429 pintu. Tapi sama seperti kebanyakan gedung Belanda lainnya, Lawang Sewu memiliki banyak jendela besar yang jika dilihat dari jauh akan terlihat seperti pintu. Dan itulah alasannya kenapa orang-orang menyebut gedung ini sebagai "Lawang Sewu".

Selain jadi kantor, Lawang Sewu juga berfungsi sebagai penjara 

Di balik hingar-bingar pekerja perusahaan kereta api, Lawang Sewu juga memiliki sisi kelam yang jauh dari kesan sebuah perkantoran. Selain lantai satu dan dua berfungsi sebagai perkantoran, kantor ini juga memiliki ruang bawah tanah dan lantai tiga.
Lantai tiga berupa loteng dan ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai penjara bagi para tahanan di masa penjajahan. Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang, ruang bawah tanah dan loteng ini menjadi penjara paling kejam bagi orang Netherland. 

Ruang Bawah Tanah 

Lawang sewu mempunyai ruang bawah tanah yang pada jaman Belanda digunakan sebagai saluran pembuangan air. Setelah Jepang mengambil alih pemerintahan di Indonesia pada tahun 1942, ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang ini diubah menjadi penjara bawah tanah sekaligus pembuangan air dan digunakan untuk tempat pembantaian penduduk pribumi, pemuda Indonesia dan tentara Belanda.
Sehingga Lawang Sewu menjadi saksi bisu kekejaman tentara Jepang membantai pemuda-pemuda yang melawan mereka.
Ada tiga tempat penyiksaan di lorong bawah tanah Gedung Lawang Sewu yang pengap, yang paling berkesan diantaranya :


1. Penjara Jongkok:
    Sebuah ruangan berpetak-petak dengan ukuran kurang lebih selebar 1,5 meter dan tinggi 1 meter. Tahanan berjumlah 7-8 orang harus jongkok di tempat yang tergenang air lalu ruangan ditutup dengan jeruji besi. Tahanan akan dikurung sampai meninggal.

2. Penjara berdiri:
    Ruangan kecil selebar 1 x 1 meter yang berjejer. Tahanan sejumlah 6-7 orang dirantai dan dimasukkan berdesakan dan dibiarkan sampai meninggal.


3. Tempat pemasungan kepala:
  Tahanan akan dipasung dengan pedang di dalam sebuah bak dan setelah dipasung, badan dan kepala akan ditenggelamkan ke sungai dengan jalan bawah tanah.

Kini Lawang Sewu Berubah Jadi Tempat Wisata


Sempat dinobatkan sebagai bangunan paling angker, kini Lawang Sewu sudah berbenah. Setelah pemugaran dan renovasi yang selesai pada tahun 2011, Lawang Sewu berubah menjadi tempat wisata sejarah. Tidak ada lagi ruangan gelap dengan berbagai penampakan menyeramkan.

Yang ada adalah bangunan indah peninggalan Belanda yang kaya sejarah dan terdapat museum juga lho di dalamnya!

Nah, itu dia beberapa sejarah lawang sewu secara singkat yang belum banyak di ketahui. Gimana? Mau berkunjung ke Lawang Sewu?

BERUAP

     Begitu teriknya matahari Bangka pada hari ini. Sehingga membuatku mengeluh sembari berkata "panas ge dunia ne, heh beruaaaap"...